1 min and 2 sec to read, 260 words
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Papua mengikuti Sustainable Development Festival – Tanah Papua (PAPEDA Summit 2026) di kota sorong, provinsi papua barat daya yang dilaksanakan pada tanggal 2-4 September 2026, Action for Development, Economy, and Sustainable Nature. Dimana sebagai ruang masyarakat adat, anak muda, komunitas, pemerintah, akademisi, hingga mitra kerja pembangunan. Karena masa depan Papua tidak di bangun oleh satu pihak, tetapi melalui kolaborasi yang lahir dari saling mendengar dan belajar. PAPEDA Summit 2026 juga sebagai platform strategis multipihak untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat transformasi menuju ekonomi regeneratif yang inklusif dan berkeadilan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, serta perwakilan 15 kementerian lembaga, 2 Delegasi Kedutaan (Norwegia & Jerman), 56 Mitra/CSO, 6 Pimpinan Daerah di tanah papua dan 1030 peserta PAPEDA Summit 2026.
PKBI Papua bersama dengan mitra lembaga dari Provinsi Papua memiliki 5 Pilar yang akan ditampilkan pada pameran booth PAPEDA Summit 2026 untuk dikunjungi oleh setiap peserta, diantaranya adalah Pilar Kedaulatan Masyarakat Adat, Pilar Ekonomi Masyarakat Adat, Pilar Kedaulatan Pangan Pendidikan & Kesehatan lokal, Pilar Advokasi & Pilar Penguatan Kapasitas OMS. PKBI Papua terlibat dalam Pilar ketiga, yaitu Kedaulatan Pangan,Pendidikan & Kesekatan Lokal. Dimana PKBI Papua terlibat dalam melakukan edukasi dan kerja-kerja nyata dalam isu kesehatan repsoduksi bagi remaja, kesehatan ibu dan anak, pencegahan HIV-AIDS,IMS, layanan kesehatan dan pengambil kebijakan.Dalam Booth Provinsi Papua juga, PKBI Papua menampilkan beberapa modul yang bisa di pelajari oleh peserta kegiatan yaitu Modul panduan orangtua dan guru dalam pendidikan kecakapan hidup sosial untuk anak usia 4-6 tahun, (Pedoman Pembelajaran “AKU & KAMU”)


0 Komentar