51 sec to read, 210 words

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Papua mengikuti Pelatihan Enumerator Human Rights Impact Assessment (HRIA) yang dilaksanakan oleh Indonesia Aids Coalition yang berkolaborasi bersama dengan tiga mitra strategis yakni Kementerian HAM, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan pada tanggal 13-16 Juli 2026 di kota Bekasi. Kajian ini akan dilaksanakan dengan mengambil data dari 34 kab/kota wilayah intervensi Community Sistem Strengthening and Human Rights (CSS-HR) dan 4 kab/kota di luar wilayah intervensi CSS-HR. Pelaksanaan kajian ini memerlukan keterlibatan enumerator di setiap wilayah.

Wilayah kerja PKBI Papua yang akan dilaksanakan kajian HRIA diantaranya adalah Kota Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Nabire. Tiga wilayah tersebut merupakan  Wilayah Intervensi Community Sistem Strengthening and Human Rights (CSS-HR). Pelaksanaan pelatihan enumerator HRIA adalah untuk membekali para enumerator dengan pemahaman instrument HRIA,  mekanisme pengisian data melalui kobotoolbox, strategi pendekatan dengan para responden untuk mencapai target data, dan tahapan persiapan pengambilan data kualitatif yang akan melibatkan stakeholder terkait di masing-masing daerah.

Selain itu juga, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melatih enumerator menguasai keterampilan teknis pengumpulan data dan penggunaan instrument penelitian sesuai standar yang ditetapkan serta meningkatkan pemahaman emumerator tentang etika penelitian, prinsip kerahasiaan,  perlindungan data pribadi, informed consent,  serta pendekatan yang inklusi dan sensitif  HAM pada responden.

Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »